Dari Audit Keamanan hingga Mitigasi Serangan, Secure Otomatim memastikan infrastruktur IT Anda tetap tangguh menghadapi ancaman siber.
Managed Security Operation Center (SOC)
Dapatkan akses ke teknologi keamanan tingkat elit dan pakar siber profesional dengan biaya operasional yang terukur dan efisien.
Compliance & Audit
1. Compliance: Standar Keamanan Minimal
Di dunia siber, compliance berarti memastikan sistem organisasi memenuhi standar keamanan internasional atau hukum yang berlaku (seperti ISO 27001, GDPR, atau UU PDP di Indonesia).
Manajemen Risiko: Memaksa perusahaan untuk mengidentifikasi ancaman dan kerentanan sebelum peretas menemukannya.
Kepercayaan Pelanggan: Menunjukkan bahwa perusahaan Anda menangani data pengguna dengan serius. Sertifikasi seperti ISO 27001 adalah "stempel" kepercayaan global.
Standarisasi Kontrol: Memberikan panduan teknis yang jelas, misalnya: "Semua data sensitif wajib dienkripsi" atau "Setiap akun wajib menggunakan MFA (Multi-Factor Authentication)."
2. Audit: Pengujian Kekuatan Pertahanan
Jika compliance adalah buku panduannya, maka audit adalah "ujian mendadak" untuk melihat apakah sistem keamanan tersebut benar-benar bekerja atau hanya bagus di atas kertas.
Vulnerability Assessment: Auditor mencari celah keamanan (lubang) di dalam jaringan atau aplikasi yang bisa disusupi.
Uji Penetrasi (Pentest): Simulasi serangan nyata oleh auditor (sering disebut Ethical Hacker) untuk melihat seberapa jauh sistem bisa bertahan.
Pemeriksaan Akses: Memastikan tidak ada mantan karyawan yang masih punya akses ke server atau karyawan yang memiliki hak akses berlebih (privilege escalation).
Bukti Investigasi (Forensik): Jika terjadi kebocoran data, jejak audit (audit logs) adalah satu-satunya cara untuk mengetahui siapa, kapan, dan bagaimana serangan itu terjadi.
Vulnerability Assessment (VA) dan Penetration Testing (Pentest)
Dapatkan laporan detail yang memprioritaskan celah paling kritis serta langkah-langkah remediasi praktis untuk memitigasi risiko secara efektif.
Workflow
* Discovery: Kami menganalisis kebutuhan dan arsitektur sistem Anda.
* Assessment: Tim kami mencari celah keamanan secara mendalam.
* Reporting & Mitigation: Memberikan laporan detail dan membantu menutup celah tersebut.
* Monitoring: Pemantauan berkala untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
Support
1. Respon Insiden yang Cepat (Real-time Response)
Ancaman siber seperti Ransomware bekerja dalam hitungan detik. Tanpa tim support atau SOC (Security Operations Center) yang siaga, serangan yang seharusnya bisa dihentikan di awal dapat menyebar ke seluruh jaringan perusahaan. Support berfungsi sebagai unit gawat darurat yang melakukan isolasi sistem saat terjadi anomali.
2. Pemeliharaan dan Patch Management
Sistem keamanan sekuat apa pun akan usang jika tidak diperbarui. Tim support memastikan semua perangkat lunak mendapatkan update keamanan (patching) secara berkala untuk menutup celah (vulnerability) yang baru ditemukan oleh peretas.
3. Edukasi dan Kesadaran Pengguna
Manusia adalah rantai terlemah dalam keamanan siber (lewat phishing atau social engineering). Tim support berperan membimbing karyawan operasional agar tidak ceroboh, membantu mereka membedakan email asli dan penipuan, serta memastikan kebijakan keamanan dijalankan dengan benar di lapangan.Academy.otomatim.com4. Menjaga Kontinuitas Bisnis (Business Continuity)
Ketika sistem keamanan terlalu ketat, terkadang hal itu justru menghambat produktivitas (misalnya: akun terblokir atau akses ditolak). Support hadir untuk menyeimbangkan antara keamanan dan kenyamanan, memastikan bisnis tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan proteksi.
Pesan Anda telah kami terima dengan aman. Tim pakar kami sedang meninjau permintaan Anda untuk memastikan solusi perlindungan terbaik bagi infrastruktur Anda. Kami akan menghubungi Anda dalam waktu 24 jam.